disini apa yang ingin anda ketahui dapat terjawab...
mulai dari pekerjaan, iptek, dan informasi umum pada umunnya...
semua yang ingin kamu ketahui ada di sini
Selamat DATANG!!! DI ratna2012.blogspot.com
Disini kamu bisa tau apa aja yang kamu inggin ketahui khususnya di bidang SAINS dan PUBLIC SPEKING. Disini saya menyajikan berbagai informasi dari dasar PUBLIC SPEKING hingga anda menjadi seorang BROADCASTER YANG HANDAL. Jadi untuk anda yang mempunyai kesulitan dalam berbicara khususnya kepercayaan diri dan tata cara berbicara di hadapan kyalayak disinilah jawabannya. Dan disini juga menyajikan informasi seputar penyiar anouncer,news presenter, dan MC (Master of Ceremony) dan info-info seputar lomba-lomba broadcast mulai kategori kids,remaja hingga dewasa. Disini juga berisi lowongan di berbagai radio dan stasiun televisi. Dan setiap pekan saya juga berusaha untuk mengupdite informasi agar para pembaca tidak pernah bosan untuk melihatnya, dan agar dapat memajukan perkembangan Generasi Penerus Bangsa.
SELAIN ITU DISINI JUGA ADA INFO BUAT KAMU YANG PINGIN MELANJUTKAN KULIAH DI PERGURUAN TINGGI SEPERTI UI (UNIVERSITAS INDONESIA),UNPAD,UNAIR,ITB,ITS,UNDIP,DLLL. DAN JUGA DILENGKAPI DENGAN BERBAGAI INFORMASI BEASISWA BAIK DI DALAM NEGRI ATAUPUN DILUAR NEGRI.
DISINI JUGA MENYAJIKAN KIAT-KIAT SUKSES UNAS 2012 DAN SNMPTN 2012,SERTA SIMAK UI.
BUAT TEMEN-TEMEN YANG MAU REQUEST APA AJA YANG PINGGIN KALIAN TAU kalian bisa coment di halaman paling bawah BLOG INI.
thanks for your attention!!!
Selasa, 28 Februari 2012
BEASISWA BAGI SISWA MISKIN
KOMPENSASI KENAIKAN BBM Beasiswa bagi Siswa Miskin Rp 5,9 T Bakal Cair
Selasa, 28 Februari 2012
JAKARTA (Suara Karya): Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)
Mohammad Nuh berjanji, beasiswa bagi siswa miskin (BSM) sebesar Rp 5,9
triliun bakal cair secepatnya. Beasiswa tersebut merupakan kompensasi
atas rencana pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM)
pada April 2012 mendatang.
"Pada tahap awal BSM dicairkan sebesar Rp 3,9 triliun dari dana APBN
2012. Sisanya Rp 2 triliun baru dicairkan kemudian, menunggu
APBN-Perubahan 2012 disahkan oleh DPR. Kemungkinan dana cair pada
Juni-Juli mendatang," kata Nuh usai membuka "Rembuk Nasional Pendidikan
dan Kebudayaan" di Sawangan, Depok, Senin (27/2).
Nuh menjelaskan, kenaikan unit cost BSM saat ini merupakan antisipasi
adanya kenaikan harga BBM. Sebab, kenaikan harga BBM akan meningkatkan
inflasi dan turunnya daya beli. Untuk itu, Kemendikbud berencana
menaikkan unit cost BSM.
Untuk jenjang SD, disebutkan, dananya dinaikkan dari Rp 380 ribu
menjadi Rp 450 ribu per tahun. Pada jenjang sekolah menengah pertama
(SMP) dari Rp 580 ribu naik menjadi Rp 700 ribu per tahun, dan pada
jenjang sekolah menengah atas (SMA) dari Rp 700 ribu menjadi Rp 1 juta
per tahun.
"Selain cakupannya diperluas, besaran unit cost-nya juga dinaikkan.
Jika pemerintah mengumumkan BBM naik mulai 1 April, maka program jaring
pengaman sosial (social safety net), termasuk di dalamnya BSM, langsung
segera diluncurkan," ujar Nuh seraya menambahkan bahwa jumlah sasaran
beasiswa siswa miskin tahun 2012 disebutkan 3.502.945 siswa SD, 1,7 juta
siswa SMP, dan 1,1 juta siswa SMA/SMK.
Dengan adanya bantuan beasiswa miskin itu, menurut Nuh, dapat digunakan
untuk memberikan akses yang seluas-luasnya bagi peserta didik yang
kurang dalam hal finansial. Dengan demikian, mereka tetap bisa mengenyam
dan melanjutkan pendidikan di sekolah hingga selesai.
Program BSM, menurut Nuh, sangat penting dilaksanakan karena masih
tingginya angka putus sekolah (drop out) di jenjang pendidikan dasar
karena faktor ekonomi.
Data Kemendikbud 2011 menyebutkan, pada tahun 2011 siswa sekolah dasar
(SD) yang drop out mencapai 400 ribu atau 1,3 persen dari total siswa SD
sebanyak 29 juta anak. Sedangkan siswa yang tidak melanjutkan ke
jenjang yang lebih tinggi mencapai 7,2 persen. "Hampir 70 persen siswa
yang putus sekolah menyampaikan alasannya karena masalah ekonomi," ujar
Nuh.
Karena itu, menurut Nuh, kenaikan BBM dikhawatirkan akan menaikkan
angka putus sekolah di tingkat pendidikan dasar, yakni SD dan SMP.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah menyediakan program BSM untuk
membantu keluarga miskin agar anak bisa tetap bersekolah.
"Kemendikbud tidak ingin jika alasan ekonomi dibiarkan berlarut-larut,
akan makin banyak anak Indonesia yang putus sekolah. Kami berharap,
lewat BSM, angka putus sekolah tahun ini bisa turun, bahkan hilang sama
sekali," kata Nuh seraya menambahkan bahwa BSM merupakan pelengkap dari
program pemerintah lainnya, yaitu dana BOS (biaya operasional sekolah)
dan BOS buku.
Mantan Rektor ITS itu menampik jika ada anggapan bahwa Kemdikbud hanya
memfokuskan pada pendidikan tinggi (dikti) saja, mengingat dikti sebagai
penerima anggaran terbesar di lingkungan Kemdikbud. Banyak yang
menafsirkan, anggaran Kemdikbud sebagian besar ke dikti yang sebesar Rp
30 triliun.
"Tidak seperti itu penafsirannya. Anggaran Ditjen Dikti besar karena
berasal dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP) PTN dan gaji dosen ada
di dalamnya. Sehingga jika dilihat jumlahnya, sangat besar," kata Nuh
menegaskan. (Tri Wahyuni)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar